Potensi Tottenham Sandung The Citizens

Potensi Tottenham Sandung The Citizens

Potensi Tottenham Sandung The Citizens

Jakarta – Manchester City begitu superior di musim ini. Namun demikian, bukan berarti Tottenham Hotspur tidak memiliki peluang menang di Etihad, Sabtu (16/12/2017).

City baru saja mengukir sejarah di Premier League usai menggulung Swansea City 4-0. Kemenangan itu menandai kemenangan ke-15 berturut-turut, memecahkan rekor Arsenal (14) lebih dari satu dekade lalu.

Menghadapi superioritas lawan, Spurs tak layak merasa gentar. Apalagi, tim London Utara ini punya rekor cukup oke di kandang City.

Berikut adalah data dan fakta duel City kontra Spurs:

– City tidak pernah menang dalam empat laga Premier League melawan Spurs (menang 0, seri 1, kalah 3), sejak laju empat kemenangan beruntun di antar November 2013 dan Mei 2015.

– Spurs telah memenangi lebih banyak laga tandang Premier League di Manchester City (10) daripada di klub-klub lain.

– Terakhir kali sebuah tim mengalahkan Liverpool, Arsenal, Manchester United, Chelsea, dan Tottenham di sepakbola level teratas dalam semusim sebelum Tahun Baru adalah 1953-54, yang dilakukan Wolves dan West Brom. Manchester City bisa mengulanginya dengan kemenangan di pertandingan ini.

– Laju kemenangan Manchester City (15 beruntun) masih berjarak empat kemenangan dari laju terbaik Pep Guardiola sebagai manajer di kompetisi liga. Dia pernah memenangi 19 pertandingan beruntun antara Oktober 2013-Maret 2014 sebagai manajer Bayern Munich di Bundesliga.

– Sejak mencetak 10 gol di tujuh penampilan pertama di Premier League melawan Spurs, Sergio Aguero gagal mencetak gol di empat penampilan meskipun melepaskan tujuh tembakan ke arah gawang.

– Sergio Aguero telah mencetak 99 gol dalam 133 penampilan untuk Manchester City di Etihad di semua kompetisi, dengan 70 gol di antaranya datang di Premier League.

– Sejak 2011-12, Sergio Aguero telah mencetak 35 gol dalam 52 pertandingan Premier League melawan tim-tim enam besar — sebanyak 29% dari 119 gol Manchester City di pertandingan-pertandingan itu selama periode tersebut.

– Harry Kane sudah mencetak tujuh gol di tujuh pertandingan tandang untuk Tottenham Hotspur di musim ini.

– Jumlah gol Kane di 2017 mencapai 33 gol dalam 33 penampilan, hanya berjarak tiga gol dari rekor Alan Shearer. Shearer mencetak 36 gol dalam setahun kalender pada 1995.

– Kevin de Bruyne telah terlibat dalam 13 gol (lima gol, delapan assist) dalam 14 pertandingan Premier League sejak awal September.

– David Silva telah terlibat di dalam 13 gol Premier league dalam 17 pertandingan di musim ini (lima gol, delapan assist) — sudah lebih banyak daripada sepanjang 2016-17 (keterlibatan dalam 11 gol di 34 pertandingan).

Gagarin Bawa Sejumlah Catatan dari Test Event Menuju Asian Games 2018

Gagarin Bawa Sejumlah Catatan dari Test Event Menuju Asian Games 2018

Gagarin Bawa Sejumlah Catatan dari Test Event Menuju Asian Games 2018

Jakarta – Perenang Indonesia, Gagarin Nathaniel, menganalisa performa di test event. Dia sudah mendapatkan bahan evaluasi menuju Asian Games 2018.

Ajang yang bertajuk CIMB Niaga Indonesia Aquatic Championship 2017 berlangsung sejak 5 Desember dan akan berakhir pada Jumat (15/12/2017) di Stadion Akuatik Senayan.

Khusus gaya dada, Gagarin ikut dalam dua nomor perlombaan, yaitu 100 meter dan 50 meter gaya dada. Sebelumnya, pada nomor event 100 meter gaya dada Gagarin sukses meraih medali emas, namun pada pertandingan yang digelar Kamis (14/12) tadi malam, Gagarin harus mengakui keunggulan Muhammad Fachri.

Dalam perlombaan tersebut, Gagarin membukukan waktu 29,21 detik. Sementara Fachri yang menempati peringkat pertama dalam perlombaan mencatatkan waktu 29,19 detik. Sedangkan posisi tiga diraih Ilham Achmad Tumudzi yang membukukan catatan waktu 29,80 detik.

“Perfomanya tadi memang tidak sebagus saat start. Jadi saat breakout posisi badan masih kurang pas. Mungkin kedalaman jadi feelingnya belum pas saja,” kata Gagarin usai berlomba.

“Ini event terakhir ketiga. Evaluasi saya yang paling kelihatan adalah di nomor 50 meter hari ini, baik dari sprint, speed, dan power ya. Ya harus kembali ke gym untuk balik ke powernya lagi,” ujarnya kemudian.

“Lalu untuk 100 meter justru yang paling saya puas karena dalam perlombaan itu untuk mendapatkan 0,2 detik itu tidak mudah. Makanya saya tidak menyangka. Tetapi dari selisih itu sebenarnya ada juga yang harus diperbaiki terutama soal endurancenya karena kurang 1 detik dari saat SEA Games. Intinya harus kembali latihan lagi.”

Gagarin sendiri selama ini melakukan latihan di Jakarta bersama pelatih kepala Marifa Herman Yus, yang juga merupakan ayah kandungnya.

“Sepertinya mulai masuk program lagi pertengahan Januari 2018 dan saya pikir itu waktunya cukup. tapi sejauh ini dari pelatih belum ada catatan yang harus diperbaiki,” kata dia.

Hanya, Gagarin berharap, dirinya dan perenang lainnya bisa langsung fokus latihan lagi. Apalagi, lanjut dia, ada aturan baru yang mengharuskan masuk 8 besar Asia jika ingin turun di nomor tertentu. Jika di Asian Games 2018 ternyata aturannya ditetapkan, maka dia akan memilih fokus di 100 meter gaya dada.

Menanti Kebangkitan Suzuki pada MotoGP 2018

Menanti Kebangkitan Suzuki pada MotoGP 2018

Jakarta – Suzuki Ecstar tampil tak impresif pada MotoGP 2017. Namun, tim yang dibela Andrea Iannone dan Alex Rins itu diyakini sejumlah pihak bakal tampil kompetitif pada MotoGP 2018.

Mantan bos Repsol Honda, Livio Suppo, menyebut kebangkitan Suzuki pada MotoGP 2018 akan membuat persaingan kian sengit. Tentu itu akan membuat balapan menjadi semakin menarik untuk ditonton.

“Jika Suzuki musim ini sangat kesulitan dan musim depan kembali dengan kemungkinan mempercepat proses pengembangan motor, itu akan sangat bagus. Saya pikir jika semua pabrikan berpacu dan mencapai level yang sangat dekat dengan yang lain, saya pikir ini akan bagus buat kita semua,” ujar Suppo seperti dikutip Crash, Kamis (14/12/2017).

Senada dengan Suppo, bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis, Suzuki bisa saja menaikkan level kompetisi musim depan. Bukannya khawatir, dia justru mendukung pabrikan yang jadi rival Yamaha itu untuk tampil lebih kompetitif.
“Jika Suzuki bisa menggunakan konsensi ini untuk meningkatkan kemampuan mereka dan menjadi lebih kompetitif, itu akan meningkatkan level secara keseluruhan. Jadi, akhir pekan yang lebih kompetitif, dengan keterlibatan semua pabrikan, akan lebih baik buat kami semua,” tutur Jarvis, yang sudah lama aktif di MotoGP.

Lantas bagaimana dengan Suzuki? Davide Brivio mengaku tak terlalu muluk dalam menetapkan target musim depan. Namun sang bos menegaskan mereka berambisi untuk tampil lebih kompetitif demi meraih podium di setiap balapan.

“Saya pikir akan lebih memilih podium. Satu-satunya keuntungan dari keterpurukan musim lalu adalah Anda bisa mengembangkan mesin, itu yang menjadi keuntungan sebenarnya, tapi saya akan tetap menukarnya dengan podium,” ujar Brivio.

Persaingan MotoGP 2018 memang diyakini bakal lebih sengit. Munculnya Ducati sebagai penantang juara membuat persaingan juara kini tak lagi hanya melibatkan Honda dan Yamaha. Suzuki, dan juga KTM, bukan tak mungkin bakal menjadi kuda hitam berikutnya.

Rekor Lain yang Dipatahkan City Usai Menang atas Swansea

Rekor Lain yang Dipatahkan City Usai Menang atas Swansea

Rekor Lain yang Dipatahkan City Usai Menang atas Swansea

Swansea – Manchester City tak cuma mengukir rekor rentetan kemenangan terpanjang dalam sejarah Premier League usai mengalahkan Swansea City. City juga bikin rekor start terbaik.

City melanjutkan laju kencangnya dengan mengalahkan Swansea di Liberty Stadium, Kamis (14/12/2017) dini hari WIB. The Citizens memetik kemenangan telak dengan skor 4-0.

Itu merupakan kemenangan ke-15 secara beruntun yang dicatatkan City. Rangkaian tersebut menjadi rekor baru di Premier League, melewati catatan 14 kemenangan beruntun milik Arsenal yang tercipta pada Februari-Agustus 2002.

Namun itu bukan satu-satunya rekor yang dibuat City. Ada rekor lain yang juga dipatahkan oleh tim arahan Pep Guardiola itu.

Dengan tambahan tiga angka dari markas Swansea, City kini sudah mengumpulkan 49 poin dari 17 pertandingan. Belum pernah ada tim yang meraih poin sebanyak City setelah 17 pertandingan di divisi teratas sepakbola Inggris.

City mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Tottenham Hotspur. The Lilywhites mengumpulkan 46 poin setelah 17 pertandingan pada musim 1960/1961.

Start terbaik di divisi teratas Liga Inggris setelah 17 pertandingan (tiga poin untuk kemenangan)

Kabar Neymar Diincar Madrid Bikin Iniesta Terganggu

Kabar Neymar Diincar Madrid Bikin Iniesta Terganggu

Kabar Neymar Diincar Madrid Bikin Iniesta Terganggu

Barcelona – Pilar Barcelona, Andres Iniesta, tak akan pernah suka jika Neymar bermain untuk Real Madrid. Dia pun terganggu dengan kabar tersebut.

Beberapa bulan terakhir Madrid dikabarkan tertarik untuk memboyong Neymar dari Paris Saint-Germain. Bahkan, baru-baru ini beberapa media Eropa menyebut si pemain sudah melakukan kesepakatan dengan Los Blancos.

Rumor kedekatan Neymar dengan Madrid mendapat perhatian dari Iniesta yang sudah empat musim main bareng di Barca. Dia merasa terganggu dengan hal tersebut.

“Ya, itu akan mengganggu saya karena dia pemain yang menentukan. Itu bisa memperkuat rivalitas kami menjadi sangat sengit,” kata Iniesta seperti dikutip Marca.

Iniesta juga menambahkan jika Neymar mungkin saja bisa berlabuh ke Madrid. Dia merasa di sepakbola tidak ada hal yang mustahil. Apalagi, pemain asal Brasil itu hengkang dari Barca ke PSG di musim panas 2017 dengan harga fantastis, yakni 222 juta euro.

“Dalam sepakbola apapun bisa terjadi, kita telah melihat situasi yang tidak mungkin menjadi kenyataan,” Iniesta menambahkan.

Zidane Sudah Setuju Real Madrid Boyong Courtois

Zidane Sudah Setuju Real Madrid Boyong Courtois

Madrid – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, akan senang dengan rencana transfer kiper Chelsea, Thibaut Courtois. Zidane mengagumi kualitas kiper internasional Belgia itu.

Seperti dilansir Cadena COPE, Real Madrid punya rencana menggaet dua kiper. Namun, rencana itu akan berlangsung dalam dua periode bursa transfer.
Kiper Athletic Bilbao, Kepa Arrizabalaga, akan lebih dulu mendarat di Santiago Bernabeu pada Januari nanti. Kontrak Kepa bersama Bilbao habis Juni nanti, tapi Los Blancos bersedia menebusnya agar bisa bergabung lebih cepat.

Kemudian, Zidane menginginkan Courtois pada musim panas mendatang. Kiper yang pernah dipinjamkan Chelsea ke Atletico Madrid itu bakal menjadi nomor satu di bawah mistar Los Blancos.
Pelatih asal Prancis itu telah memberi persetujuan tentang rencana menggaet Courtois. Kiper berusia 25 tahun itu akan menjadi pengganti Keylor Navas, yang kemungkinan dilepas Real Madrid.
Jika semua berjalan sesuai rencana, musim 2018-2019, slot kiper klub ibu kota Spanyol ini akan luar biasa. Courtois menjadi kiper utama, Kepa pilihan kedua, sedangkan putra Zidane, Luca, akan dipilih sebagai penjaga gawang ketiga tim senior.

Hasrat Real Madrid untuk membajak David De Gea juga sudah luntur. Manajemen Los Blancos melihat kans mendapatkan Courtois lebih besar ketimbang De Gea.

Sebelumnya, Courtois juga mengaku rindu dengan putranya yang berada di Madrid. Courtois meminta kenaikan gaji sama dengan De Gea, yakni 200 ribu pound sterling per pekan.
“Semua orang tahu buntunya negosiasi kontrak baru saya karena masalah pribadi. Jujur saya ingin kembali ke Spanyol,” ujar Courtois seperti dilansir Evening Standard.

“Jika bukan sekarang, mungkin beberapa tahun lagi saya akan pulang,” ia menambahkan.

Saat Hazard Sebut Predikat Man of The Match Untuknya Salah Alamat

Saat Hazard Sebut Predikat Man of The Match Untuknya Salah Alamat

Saat Hazard Sebut Predikat Man of The Match Untuknya Salah Alamat

Huddersfield – Eden Hazard menolak predikat man of the match usai kemenangan Chelsea atas Huddersfield. Dia menyerahkannya kepada Willian.

Chelsea memenangi laga atas Huddersfield 3-1 di John Smith’s Stadium, Rabu (13/12/2017) dinihari WIB. Gol-gol The Blues dicetak oleh Pedro, Willian, dan Tiemoue Bakayoko. Upaya Chelsea untuk mengakhiri laga dengan clean sheet digagalkan oleh Laurent Depoitre pada injury time.

Selain bikin satu gol, Willian juga membuat dua assist dalam pertandingan tersebut. Oleh BT Sport, Hazard yang diberi predikat man of the match dalam laga itu.

Penyerahan hadiah itu dilakukan dalam sesi wawancara. Hazard dan Willian yang hadir dalam wawancara tersebut.

Oleh si pewawancara, Willian diminta untuk menyerahkan hadiah itu kepada Hazard. Hazard bersegera menolaknya.

Willian merespons balik dengan mengatakan kalau hadiah tersebut memang sudah tepat diberikan kepada Hazard.

“Itu memang buatmu,” ujar Willian seperti dikutip Daily Mail.

Hazard lebih cepat bertindak. Dia merebut hadiah itu dan menyerahkan kepada Willian.

“Bukan, bukan. Teman saya yang pantas menerimanya. (Hadiah) ini untukmu, kamu layak menerimanya,” kata Hazard sembari merebut hadiah itu dari tangan pewawancara.

Di akhir sesi, mereka tertawa bersama-sama.

Tambahan tiga poin dari laga ke-17 itu membuat Chelsea mengantongi nilai 35. Tim besutan Antonio Conte itu menempati urutan ketiga.

Menanti Kiprah Terakhir Praveen/Debby Sebelum Dicerai

Menanti Kiprah Terakhir Praveen/Debby Sebelum Dicerai

Menanti Kiprah Terakhir Praveen/Debby Sebelum Dicerai

Dubai – Turnamen BWF World Super Series Finals 2017 akan jadi panggung terakhir Praveen Jordan bersama Debby Susanto. Mampukah mereka meraih hasil maksimal?

Mulai 2018, Praveen dan Debby tak akan lagi berpasangan. Praveen akan berpartner dengan Melati Daeva Oktavianti, sementara Debby dipasangkan dengan Ricky Karanda Suwardi.

Keputusan untuk memisahkan pasangan juara All England 2016 itu tak lepas dari performa naik-turun yang mereka tunjukkan di sepanjang 2017. Pasangan baru diharapkan bisa mengembalikan rasa lapar Praveen dan Debby akan gelar juara.

Sebelum berpisah, Praveen/Debby akan tampil terakhir kalinya sebagai partner di turnamen penutup tahun BWF World Super Series Finals yang digelar di Dubai, 13-17 Desember. Mereka tergabung di Grup A bersama Zheng Siwei/Chen Qingchen (Tiongkok), Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong), dan Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang).

Menghadapi turnamen terakhir bersama Praveen, Debby mengaku tak terbebani. Dia berharap bisa memaksimalkan kesempatan terakhir bersama Praveen ini untuk dapat hasil maksimal.

“Nggak ada beban kok walaupun ini pertandingan terakhir bersama Ucok (Praveen). Di turnamen penutup tahun ini, kamu mau dapat hasil yang bagus,” Debby mengatakan kepada badmintonindonesia.org.

“Mudah-mudahan kami bisa memanfaatkan kesempatan akhir tahun ini dengan baik.”

Praveen/Debby akan mengawali langkahnya di Dubai dengan menghadapi wakil Hong Kong Tang Chun Man/Tse Ying Suet, Rabu (13/12/2017) pukul 12:00 WIB.

“Peluang masih ada, 50-50 untuk setiap pasangan. Kami jalani step by step saja, berusaha enjoy, menikmati pertandingan,” Debby melanjutkan.

“Di pertandingan besok (hari ini -red.), kami akan mencoba lebih banyak berkomunikasi dan mencoba lebih support satu sama lain,” dia mengucapkan.

AC Milan Incar Gelandang Muda Ajax Amsterdam

AC Milan Incar Gelandang Muda Ajax Amsterdam

Milan – AC Milan dikabarkan Calciomercato, Selasa (12/12/2017), mengincar gelandang muda Ajax Amsterdam, Donny van de Beek. Milan pun mengirimkan tim pemandu bakat untuk melihat penampilan Van de Beek pada laga kontra PSV Eindhoven, Minggu (10/11/2017).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Amsterdam ArenA tersebut, Ajax menang dengan skor 3-0. Salah satu gol kemenangan Ajax disarangkan Van de Beek pada menit ke-72.

Pemain bernomor punggung enam itu sejatinya telah promosi ke tim utama de Godenzonen sejak 2015. Namun, dia mulai mencuri perhatian pada musim 2017-2018.

Secara keseluruhan, Van de Beek telah menyumbangkan delapan gol dan satu assist pada musim ini. Gaya bermainnya kerap disandingkan dengan Christian Eriksen.
AC Milan pun kepincut dengan performa impresif Van de Beek bersama Ajax. Bukan tanpa alasan, Hakan Calhanoglu yang diharapkan menjadi otak serangan I Rossoneri bermain di bawah ekspektasi.

Terlebih, Il Diavolo Rosso punya sejarah bagus dengan pemain-pemain asal Belanda. Pada masa lalu, mereka sempat diperkuat pesepak bola legendaris dari Negeri Oranye seperti Marco van Basten, Ruud Gullit, Clarence Seedorf, hingga teranyar Mark van Bommel.

Meski begitu, keinginan AC Milan merekrut Donny van de Beek tidak akan mudah. Pasalnya, Pemain berusia 20 tahun itu masih terikat kontrak bersama Ajax Amsterdam hingga 2020.

MU Bermodal Catatan Apik Mourinho Melawan Sevilla

MU Bermodal Catatan Apik Mourinho Melawan Sevilla

MU Bermodal Catatan Apik Mourinho Melawan Sevilla

Jakarta – Sevilla jadi lawan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions. Meski belakangan sulit menang atas tim Spanyol, MU bisa mengandalkan rekor Jose Mourinho.

Dalam undian babak 16 besar Liga Champions yang digelar di markas UEFA di Nyon, Swiss, Senin (11/12/2017) malam WIB, MU dipertemukan dengan Sevilla. Ini akan jadi duel pertama antara MU dan Sevilla di kompetisi Eropa.

Menghadapi Sevilla, MU patut waspada. Sebab ‘Setan Merah’ tak punya catatan apik menghadapi tim asal Spanyol.

Dalam catatan yang dilansir Sky Sports, MU hanya menang dua kali dalam 10 pertandingan terakhir melawan tim asal Spanyol di Liga Champions. Sisanya, mereka memetik lima hasil imbang dan tiga kali kalah.

Catatan MU di fase knockout melawan tim Spanyol pun tak membantu. Dari empat pertandingan terakhir di fase gugur melawan tim Spanyol (termasuk final), MU tercatat kalah tiga kali.

Tapi MU bisa mengandalkan catatan spesial Mourinho saat menghadapi Sevilla. Manajer asal Portugal itu membukukan tujuh kemenangan dalam delapan pertandingan sebagai pelatih melawan Sevilla.

Di antara delapan pertandingan itu, Mourinho membawa timnya mencatatkan empat clean sheet. Demikian seperti dikutip dari Opta.

MU akan lebih dulu tandang ke markas Sevilla di leg pertama pada 21 Februari. Paul Pogba dkk. kemudian akan gantian menjamu Sevilla di Old Trafford di leg kedua pada 13 Maret.